RagaM iNFo

could be u need

  • October 2006
    M T W T F S S
    « Sep   Nov »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  
  • Visiting here

    • 9,106 hits
  • Flickr Photos

    Fast-flying Falcon

    sunset and fishing nets

    Force of Life - Pushing Boundaries I

    Northern Channel || Bombo

    Cascades in the Narrows of Zion

    Glencoe // Scotland // Landscape

    Still life

    More Photos

duA piLihaN

Posted by ommie on October 11, 2006

Ingin Dicintai atau Mencintai?

Bukan tebak-tebakan atau undian keberuntungan, bila kita disuruh
memilih, mencintai atau dicintai.

Wah…., pertanyaan sederhana, namun jawabannya ibarat buah simalakama. Bayangkan bila kita mencintai orang yang tidak pernah mencintai kita. Pahit kan? Sebaliknya, dicintai orang yang nggak pernah kita harapkan, apa juga
menyenangkan?

Layaknya kisah dalam sinetron, Meta tulus mengasihi Roy. Sejak dia
mengenal cowok itu pertama kali, cewek pendiam ini nggak mau berpaling
lagi. Jangankan berpaling, dengar salam cowok lain saja, ogah.

Pokoknya cinta mati deh.
Kapan pun Roy membutuhkan dukungan, gadis berambut panjang ini selalu ada. Meski kadang, kelakuan cowok itu sedikit temperamental. Sulit ditebak.

Tiba-tiba saja, dia kelihatan menggandeng cewek lain.
Toh, Roy nggak pernah menyatakan cinta atau pacaran dengan Meta. Nah lho!

Sekali dua kali, Meta pandai menghibur dirinya sendiri.
Ah, namanya juga cinta.
Artinya dia harus rela berkorban, tulus dan tanpa berharap balasan apa-apa.

Bagi Meta, bila dia sudah memiliki hati yang tulus untuk mencintai, berarti
dia sudah siap menerima segala konsekuensinya.

Kocak lagi kisah Tika. Dia sampai panik, harus berulangkali menghindari
Tony. Cowok itu memang suka padanya sejak mereka beberapa kali sering
pulang ekskul bareng. Celakanya, Tika sama sekali tidak tertarik.
Padahal apa saja yang dia butuhkan, selalu dipenuhi Tony. Antar jemput
ke sekolah, buku pelajaran, CD baru bintang kesayangannya, sampai
masalah sekecil apa pun masuk dalam pengamatan Tony

Cowok itu, ibarat permen karet yang selalu ada di mana cewek ini
berada. Perhatiannya pun kelihatan tulus, nggak berpura-pura dan rasa
sayang cowok itu pun kelihatan dalam. Duh…seharusnya, Tika tersanjung
dong. Tapi nggak tuh! Justru cewek ini tersiksa, karena dia nggak pernah mencintai Tony. Bingung kan?

Biar adil, kita obrolin saja dua dilema ini.

Antara mencintai dan dicintai.
Pilihan sulit, tapi suatu saat kamu pasti menghadapinya.
Nggak perlu panik, ada banyak tanda yang bisa kamu baca dan alternatif
apa yang sebaiknya kita lakukan. Karena cinta memang bukan “barang”
yang bisa kamu hitung dengan mesin kalkulator, lalu menghasilkan
jawaban: untung atau rugi.

Mencintai
Ingat kan, tembang Mencintaimu yang dilantunkan Krisdayanti. Yess! Lagu
itu membuat hati kita berdarah-darah. Sungguh, kebahagiaan dan
kebanggaan tersendiri, bila kita bisa mencintai seseorang tanpa pamrih.
Rasa itu ada, tanpa perlu kamu rekayasa. Nggak perlu dikaitkan dengan
materi, fisik yang sempurna atau imbalan yang nanti akan kita dapatkan.
Karena perasaan ini, alamiah banget, bisa dialami oleh siapa saja.

Masalahnya, bila kamu mencintai seseorang, pasti ada banyak
konsekuensinya dong. Perhatiin deh, soal:

a. Ikhlas
Yang jelas, mencintai seseorang butuh keikhlasan. Apa bener, kamu
ikhlas, bila ternyata dia rasa sayangnya tidak sebesar rasa sayangmu
pada dia? Apa kamu rela, menolong dia ketika menghadapi masalah apa
pun, tanpa ada bayangan kamu akan memperoleh balasan yang sama?

b. Obyektifitas
Cinta nggak boleh membuat kamu terlena, justru tetap siaga. Kamu bisa
memilah-milah hal yang positif dan negatif. Jika kamu mencintainya,
pasti kamu pun nggak ingin dia melakukan hal negatif yang merugikan
dirinya sendiri kan? Misalkan doi mengajak kamu mabuk-mabukan, karena
mencintainya, kamu pun mengiyakan saja. Wah, jangan dong. Justru karena kamu tulus mencintainya, kamu harus ingatkan dia. Meski dia
marah-marah, toh itu demi kebaikannya. Ya nggak?

c. Tanggung jawab
Boleh kok, kamu mencintai seseorang dalam banget. Tapi tetap
bertanggungjawab lho. Jangan langsung pasrah, mau apa saja oke. Nggak
ada deh, kamus itu. Kalau pun dia juga mencintai kamu, pasti dia
mengharapkan kamu pun dalam keadaan terbaik.

d. Posesif
Ada perasaan khawatir berlebihan, memang. Apalagi kalau si dia banyak
yang menyukai, doyan gaul dan aktif di berbagai kegiatan. Nggak perlu
berlebihan, kamu mengawasinya. Bahkan kemudian mengecek selalu posisi dia, apa saja yang dilakukan seharian tadi, sampai detil. Lama-lama doi gerah lho. Kamu kan bukan satpamnya.

e. Perbedaan
Sadari adanya perbedaan di antara doi dan dirimu. Pasangan yang sudah
bertahun-tahun berumahtangga saja, pasti ada nggak cocoknya. Apalagi
kamu yang baru mengenal doi. Jangan cepat-cepat menvonis, kalau kamu
cinta matinya dan dia terlalu sempurna di matamu. Hati-hati deh. Kamu
terima satu-satu, apa saja yang membuat jarak di antara kalian itu ada.
Bila kenyataannya nggak mungkin dilewati, kamu tetap mau menjadi
“korban” nggak?

f. Kritis
Orang bilang, kalau sudah cinta, beras mentah pun dianggap berlian.
Kita wajib kritis lho, meski berhadapan dengan orang tercinta. Bila ada
perlakuan tidak seimbang, berlebihan dan kelewatan, harus dikomentari
tuh. Misalkan, doi mulai main tangan atau menvonis kamu A, B, C dan
sama sekali nggak seperti yang kamu bayangkan. Tegas deh, lurusin dulu
hal ini, sebelum kamu kena kanker paru-paru!

g. Sabar
Sabar, kunci akhir bila kamu mencintai seseorang. Jangan membayangkan
keajaiban, sekejab dia akan mencintaimu juga. Waktu akan berbicara.
Perlahan-lahan, bila dia membuka mata hatinya, pasti ada kesempatan
untuk dia menerima cintamu. Bila kesabaran kamu habis, ya…siap-siap
membuka lembar yang baru. Toh, dunia nggak sedaun kelor kok…Don’t
give up! Paling tidak, kamu patut bersyukur, bisa mencintai orang
dengan tulus dan apa adanya.

One Response to “duA piLihaN”

  1. sj said

    yupss…

    tulus dan apa adanya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: